Haruskah Kedua Ujung Cerutu Dipotong? Inilah Fakta yang Sering Terlewat oleh Para Pemula

29 Okt 2025By Rina Chen
Should You Cut Both Ends of a Cigar? Here’s the Truth Most Beginners Miss

Jika Anda baru mulai menikmati cerutu, mungkin pernah muncul pertanyaan: Apakah kedua ujung cerutu perlu dipotong sebelum dinyalakan?

Jawabannya sederhana: tidak.

Bagi penikmat berpengalaman hal ini mungkin sudah biasa, tetapi bagi pemula, memahami bagian mana yang harus dipotong adalah langkah penting untuk mendapatkan pengalaman menikmati cerutu yang optimal.


Ujung Mana yang Harus Dipotong?

Selalu potong cap, yaitu ujung cerutu yang tertutup.

Cap merupakan bagian kecil berbentuk membulat yang biasanya berada di dekat cigar band. Bagian ini dipasang pada tahap akhir proses pembuatan cerutu untuk menjaga wrapper tetap rapi dan mencegahnya terlepas saat dihisap.

Banyak cerutu premium menggunakan triple cap, teknik penyelesaian khas Kuba yang menjadi salah satu tanda keahlian para torcedor.


Mengapa Cap Harus Dipotong?

Tanpa memotong cap, udara tidak dapat mengalir dengan baik melalui cerutu. Setelah dipotong, asap dapat mengalir secara lancar sehingga menghasilkan draw yang nyaman dan pembakaran yang lebih merata.

Setelah itu, Anda cukup menyalakan foot, yaitu ujung cerutu yang akan dibakar.


Tiga Jenis Potongan yang Paling Umum

Tidak ada satu jenis potongan yang paling benar. Pilihlah sesuai preferensi Anda.

  1. Straight Cut (Guillotine):
    Jenis potongan yang paling umum. Memotong sebagian besar cap sehingga menghasilkan draw yang lebih terbuka.

  2. Punch Cut:
    Membuat lubang kecil berbentuk lingkaran pada cap sehingga draw terasa sedikit lebih rapat dan bentuk cerutu tetap terjaga.

  3. V-Cut:
    Membentuk potongan menyerupai huruf "V" pada cap. Cocok untuk cerutu berbentuk Torpedo atau Figurado karena memberikan aliran udara yang baik tanpa mengurangi struktur cerutu.


Ujung Mana yang Harus Dinyalakan?

Yang dinyalakan adalah foot, yaitu ujung terbuka tempat proses pembakaran dimulai.

Beberapa cerutu memiliki closed foot, yaitu bagian bawah yang tertutup wrapper. Dalam kondisi ini, Anda tetap tidak perlu memotongnya. Cukup nyalakan langsung agar dapat menikmati karakter wrapper yang lebih dominan pada beberapa hisapan pertama.


Mengapa Ada Cerutu yang Terlihat Tertutup di Kedua Ujung?

Beberapa bentuk cerutu, seperti Perfecto, sering membuat pemula bingung karena kedua ujungnya tampak meruncing atau tertutup.

Contohnya adalah seri Arturo Fuente Hemingway. Cerutu ini memiliki foot yang kecil dan meruncing sebelum perlahan melebar selama proses pembakaran. Jangan memotong foot tersebut—cukup nyalakan ujungnya dan nikmati bagaimana cita rasanya berkembang secara bertahap.

Bentuk seperti ini membutuhkan tingkat keahlian yang tinggi dalam proses pembuatannya dan menjadi salah satu daya tarik tersendiri.


Kesimpulan

Apa pun bentuk cerutunya, ingat satu aturan sederhana:

Potong cap, nyalakan foot. Jangan pernah memotong keduanya.

Setiap cerutu memiliki karakter yang dibentuk oleh daun tembakau, bentuk, dan keahlian pembuatnya. Dan semuanya dimulai dari satu potongan yang tepat.